Curahan Hati Seorang Penulis

Nesu dan Nesuan dalam Bahasa Jawa Artinya Apa? Ini Bedanya

Kalau kamu orang Jawa, pasti sering dengar kalimat gini:

"Ojo nesu to..."
"Dasar bocah nesuan!"
"Bojoku lagi nesu, mau tak jarno sek."

Ilustrasi anak nesuan ngambek di warung dan arti nesu dalam bahasa jawa
Nesu itu marah sesaat, kalau nesuan itu sudah jadi sifat yang gampang ngambek

Buat orang luar Jawa, kedengarannya sama aja, artinya marah. Padahal di bahasa Jawa, nesu dan nesuan itu beda tipis tapi maknanya beda jauh.

Yuk kita bedah biar nggak salah paham lagi.

1. Nesu Artinya Apa?

Nesu (ngoko) artinya = Marah, Ngambek, Merajuk.

Ini adalah kata kerja yang menggambarkan kondisi sesaat. Jadi orang lagi marah pada saat itu.

Sifatnya sementara, habis itu bisa baikan lagi.

Contoh kalimat:

  • "Aku nesu karo kowe." = Aku marah sama kamu.
  • "Ibuk lagi nesu merga piringe pecah." = Ibu lagi marah karena piringnya pecah.
  • "Ojo nesu to, aku guyon kok." = Jangan marah dong, aku bercanda kok.
  • "Wong lanang nek nesu medeni." = Orang laki-laki kalau marah menakutkan.

Kata halusnya (krama alus) untuk nesu adalah "duka" atau "srengen".
Contoh krama: "Bapak duka" = Bapak marah.

2. Nesuan Artinya Apa?

Nah, kalau Nesuan artinya = Suka Marah, Gampang Marah, Pemarah, Ngambekan.

Ini bukan lagi kondisi sesaat, tapi sudah jadi sifat atau watak. Akhiran "-an" di bahasa Jawa itu menunjukkan kebiasaan atau keseringan.

Jadi kalau ada orang dibilang "nesuan", berarti orang itu gampang tersinggung, dikit-dikit marah.

Contoh kalimat:

  • "Bocah kuwi nesuan, senggol sitik langsung nangis." = Anak itu ngambekan, senggol sedikit langsung nangis.
  • "Ojo jadi wong nesuan, ndak akeh musuhe." = Jangan jadi orang yang gampang marah, nanti banyak musuhnya.
  • "Pacarku kui nesuan, kudu sabar ngadepi." = Pacarku itu gampang ngambek, harus sabar menghadapinya.

3. Bedanya Nesu dan Nesuan Biar Nggak Ketuker

Biar lebih jelas, ini tabel bedanya:

  

Kata

Artinya

Sifatnya

Contoh Gampang

Nesu

Lagi marah

Sementara, kejadian saat itu aja

Hari ini dia nesu karena kalah main

Nesuan

Tukang marah / gampang ngambek

Sifat / karakter, kebiasaan

Dari dulu dia memang nesuan, tiap hari marah-marah

 Gampangnya gini:

Nesu itu kayak hujan. Datang sebentar, reda, selesai.
Nesuan itu kayak musim hujan. Sering terjadi, jadi kebiasaan.

4. Sinonim dan Kata Mirip di Bahasa Jawa

Biar kosakata Jawa kamu makin kaya:

  • Muring / Muring-muring: Marah yang kelihatan banget, sampai ngomel-ngomel. Lebih kasar dari nesu.
  • Ngamuk: Marah besar sampai nggak terkontrol, bisa banting-banting barang.
  • Sengit / Sengol: Marah dan benci sekaligus.
  • Ngambek: Hampir sama dengan nesu, tapi lebih ke merajuk diam nggak mau ngomong.

5. Terus, Kalau Pasangan atau Anak Nesuan Gimana Ngadepinnya?

Ini bonus tips ala orang Jawa:

Orang Jawa punya pepatah: "Ojo gampang nesu, mundak cepet tuwo." (Jangan gampang marah, nanti cepat tua).

Kalau ngadepin orang nesuan:

1.     Diemke sek (diamkan dulu). Jangan dilawan pas dia lagi panas. Orang nesu itu kayak kompor, kalau disiram bensin malah gede apinya.

2.     Ajak ngomong pas adem. Kalau sudah reda, baru tanya baik-baik maunya apa.

3.     Kasih jajan / wedang. Serius, di budaya Jawa, meredam orang nesu paling ampuh itu disuguhi teh anget dan gorengan. Hati adem, nesu hilang.

KESIMPULAN

Jadi, kalau ditanya nesu lan nesuan dalam bahasa Jawa artinya apa?

  • Nesu = Marah (kondisi sesaat)
  • Lan = Dan
  • Nesuan = Pemarah / Gampang Ngambek (sifat)

Kalimat "nesu lan nesuan" artinya "marah dan gampang marah".

Semoga sekarang nggak bingung lagi ya. Bahasa Jawa itu memang kaya, satu kata bisa punya rasa yang beda-beda.

KAMUS KECIL BAHASA JAWA

1. Nesu

Marah, ngambek sesaat.

2. Nesuan

Orang yang sifatnya gampang marah, ngambekan.

3. Ngamuk

Marah besar yang meledak-ledak.

4. Muring

Marah sambil ngomel terus-menerus.

5. Duka (Krama)

Bahasa halus dari nesu / marah.

 


Share: