🔥 CATATAN PENTING DARI ADMIN (Update Agustus 2026):Artikel ini pertama kali saya tulis bertahun-tahun lalu dan alhamdulillah pernah membantu banyak pelajar. Matur nuwun!Supaya tetap menjadi rujukan terlengkap, daftar 36 contoh ini sekarang saya kelompokkan per tema, dilengkapi arti bahasa Indonesia, perbedaan wutuh vs tugel, dan tuladha ukara. Monggo disimak!
| "Camboran wutuh hidup di warung, pasar, dan dapur kita setiap hari. 🤍" |
📖 Segarkan Ingatan: Apa Itu Tembung Camboran Wutuh?
📋 36 Contoh Tembung Camboran Wutuh + Artinya
🎭 Yang Bermakna Kias (Bukan Arti Harfiah)
👷 Profesi & Benda Sehari-hari
🍛 Daharan & Unjukan (Makanan & Minuman)
✍️ Tuladha Ukara (Contoh Kalimat)
- "Ibu tuku bala pecah ing pasar kanggo isi lemari kaca." (Ibu membeli barang mudah pecah di pasar untuk mengisi lemari kaca.)
- "Pak Karta iku juru kunci ing petilasan desa kita." (Pak Karta itu penjaga tempat keramat di desa kita.)
- "Siswa-siswi kudu nggawa buku gambar saben dina Senin." (Para murid harus membawa buku gambar setiap hari Senin.)
- "Aja dadi panjang tangan, senajan mung barang cilik!" (Jangan suka mencuri, walaupun hanya barang kecil!)
- "Esuk-esuk bapak ngombe wedang jahe karo mangan kacang godog." (Pagi-pagi bapak minum wedang jahe sambil makan kacang rebus.)
💡 Tips Menghafal & Mengerjakan Soal
- Cek dulu utuh atau tidak: kalau kedua kata masih lengkap → wutuh. Kalau dipotong (bangjo, pakdhe) → tugel/wancah.
- Hafalkan yang kias dulu (bala pecah, gotong mayit, kembang lambe) — karena paling sering keluar di ujian.
- Jangan tertukar dengan tembung entar: camboran fokus pada gabungan dua kata utuh, entar fokus pada makna kias. Ada yang beririsan (seperti panjang tangan), dan itu wajar.
💡 Penutup: Bahasa yang Hidup di Warung
🙏 Catatan Rendah Hati dari Admin: Admin blog ini bukan guru bahasa Jawa dan bukan ahli sastra. Saya hanyalah penjaga toko yang belajar dari buku-buku lama dan sesepuh. Jika para guru atau teman-teman yang lebih paham menemukan kekeliruan, mohon sudi mengoreksi dengan lembut di kolom komentar. Matur nuwun!
Tembung camboran adalah tembung loro sing digabung jadi satu. Ada tembung camboran wutuh dan ada tembung camboran tugel. Camboran wutuh sudah sering kita dengar dalam kata sehari-hari.
Berikut ini ada contoh-contoh tembung camboran wutuh.
Contohnya.
1. Ajur ajer.
2. Bibit kawit.
3. Cekak aos.
4. Edi peni.
5. Gagah prakosa.
6. Jalma manungsa.
7. Jaran kepang.
8. Abot entheng.
9. Lanang wadon.
10. Bapa biyung.
11. Gedhe cilik.
12.Yayah wibi.
13. Nom tuwa.
14. Endhek dhuwur.
15. Abang mbranang.
16. Bakul kacang.
17. Pager wesi.
18. Pamong desa.
19. Omah dara.
20. Dadar gulung.
21. Dupa ratus.
22. Jaga baya.
23. Apsara-apsari.
24. Mahasiswa-mahasiswi.
25. Bathara-bathari.
26. Resaksa-resaksi.
27. Dewa-dewi.
28. Putra-putri.
29. Widara-widari.
30. Anjani putra.
31. Brata yuda.
32. Pancasila.
33. Dwiwarna.
34. Parameswari.
35. Upadara.
36. Pancawala.
Itulah ketiga puluh enam contoh tembung camboran wutuh.
