📖 Apa Itu Pranata Mangsa?
🌾 10 Jenenge Mangsa: Tanggal & Wewaton (Ciri Alam)
1. Mangsa Kasa (Kartika) — Musim Kemarau Tandas
- Tanggal: 23 Juni – 2 Agustus (41 hari)
- Wewaton (Ciri Alam):
- Godhong kayu padha gogrog (Daun-daun pohon berguguran).
- Ulat dan serangga mulai menetas.
- Petani mulai membakar jerami dan membersihkan lahan.
2. Mangsa Karo (Pusa) — Tanah Mulai Retak
- Tanggal: 3 Agustus – 25 Agustus (23 hari)
- Wewaton:
- Bumi padha reta (Tanah sawah dan ladang mulai retak karena kekeringan).
- Mata air dan sumur mulai kering.
- Angin timur bertiup kencang (musim timur).
3. Mangsa Katelu (Wulanji/Suji) — Musim Semi Jawa
- Tanggal: 26 Agustus – 18 September (24 hari)
- Wewaton:
- Kembang-kembangan padha mekar (Bunga-bunga mulai bermekaran, terutama bambu dan jati).
- Sumber air benar-benar kering.
- Waktu yang tepat untuk mulai menanam umbi-umbian.
4. Mangsa Kapat (Kanha/Sadha) — Hujan Pertama Turun
- Tanggal: 19 September – 13 Oktober (25 hari)
- Wewaton:
- Banyu sumber wiwit metu (Mata air mulai keluar lagi).
- Hujan pertama mulai turun (gerimis).
- Burung-burung mulai bersarang dan bertelur.
5. Mangsa Kalima (Manggasri) — Musim Hujan & Tanam Padi
- Tanggal: 14 Oktober – 9 November (27 hari)
- Wewaton:
- Udan wiwit deres (Hujan mulai turun dengan deras).
- Buah randu mulai berbunga.
- Ini adalah waktu terbaik untuk mulai menanam padi (tandur).
6. Mangsa Kanem (Sita/Sitra) — Musim Hama & Buah
- Tanggal: 10 November – 22 Desember (43 hari)
- Wewaton:
- Woh-wohan padha mateng (Banyak buah-buahan mulai matang, seperti rambutan dan durian).
- Banyak ulat dan hama tanaman muncul.
- Petani harus ekstra waspada menjaga sawah dari hama.
7. Mangsa Kapitu (Warga) — Puncak Musim Hujan
- Tanggal: 23 Desember – 3 Februari (43 hari)
- Wewaton:
- Udan deres, angin barat (Hujan sangat deras disertai angin barat yang kencang).
- Banyak pohon tumbang dan banjir.
- Hewan-hewan liar mulai mencari tempat berteduh.
8. Mangsa Kawolu (Padrawana) — Padi Mulai Berbuah
- Tanggal: 4 Februari – 28/29 Februari (25/26 hari)
- Wewaton:
- Pari wiwit meteng (Padi mulai berbuah/bunting).
- Hujan masih sering turun tapi mulai berkurang.
- Kucing dan hewan peliharaan sering kawin.
9. Mangsa Kasanga (Asuji) — Padi Menguning
- Tanggal: 1 Maret – 26 Maret (26 hari)
- Wewaton:
- Udan suda, pari kuning (Hujan mulai jarang, padi mulai menguning).
- Hewan-hewan liar mulai bunting.
- Petani mulai mengeringkan sawah untuk persiapan panen.
10. Mangsa Kasapuluh (Dasa) — Musim Panen Raya
- Tanggal: 27 Maret – 19 April (24 hari)
- Wewaton:
- Panen pari, kewan padha meteng (Panen padi raya).
- Buah-buahan habis.
- Hewan-hewan mulai melahirkan anak.
🌿 2 Mangsa Pelengkap (Transisi)
11. Mangsa Desta
- Tanggal: 20 April – 12 Mei (23 hari)
- Wewaton: Hewan-hewan melahirkan, petani mulai menanam palawija (jagung, kedelai).
12. Mangsa Saddha
- Tanggal: 13 Mei – 22 Juni (41 hari)
- Wewaton: Musim kemarau mulai datang lagi, panen palawija, udara mulai panas.
🎯 Pantun/Parikan Pranata Mangsa (Untuk Hafalan Pelajar)
"Kasa: godhong gogrog, Karo: bumi reta, Katelu: kembang mekar, Kapat: sumber asat, Kalima: udan deras, Nem: woh mateng, Pitu: angin barat, Wolu: pari meteng, Sanga: pari kuning, Dasa: panen raya."
💭 Renungan Penjaga Warung: Membaca Tanda, Bukan Melawan Alam
💡 Penutup: Kearifan yang Tidak Boleh Punah
Versi Lain :
Mangsa atau mongso adalah suatu keadaan yang ada di sekitar kita yang dari alam. Misalnya saja mongso ketigo, yaitu cuaca kemarau, dimana tidak ada hujan sama sekali.
Selain masa kemarau, juga ada masa rendheng yang artinya masa hujan. Ketigo dan rendheng adalah dua cuaca yang terbiasa di negara Indonesia ini.
Namun dalam basa jawa, ada masa-masa lain yang artinya berbeda-beda.
Apa saja itu? Berikut penjelasannya.
1. Bedhidhing.
artinya tengah-tengahing mangsa ketigo, yen wayah isuk adhem banget.
2. Ketiga.
msngsa terang, ora ono udan.
3. Labuh.
mangsa ngarepake rendheng.
4. Mareng.
mangsa ngarepake ketiga (bakda rendheng).
5. Paceklik.
mangsa larang pangan.
6. Pailan.
mangsa larang pangan.
7. Panen.
mangsa ngunduh pari.
8. Pagebluk.
mangsa akeh wong pada mati merga penyakit menular.
9. Pagering.
mangsa akeh wong padha nandang gering.
10. Rendheng.
mangsa udan.
Itulah kesepuluh mangsa miturut orang jawa.
🙏 Catatan Rendah Hati dari Admin: Admin blog ini bukan ahli pertanian dan bukan budayawan. Artikel ini dirangkum dari buku-buku Bahasa Jawa dan catatan sejarah Keraton Surakarta. Jika para sesepuh atau guru Bahasa Jawa menemukan kekeliruan dalam penulisan wewaton, mohon sudi mengoreksi dengan lembut di kolom komentar. Matur nuwun!
📖 KAMUS KECIL
- Pranata Mangsa — Sistem kalender tradisional Jawa untuk keperluan pertanian
- Wewaton — Ciri-ciri atau tanda-tanda alam pada suatu musim
- Mangsa — Musim (dalam konteks kalender Jawa)
- Palawija — Tanaman pertanian selain padi (jagung, kedelai, kacang-kacangan)
- Syamsiah — Kalender yang berdasarkan perputaran matahari (Masehi)
