Kerajaan Kediri atau Panjalu berdiri pada abad ke-11 di Jawa Timur, dengan ibu kota di Daha (sekarang wilayah Kediri, Jawa Timur). Kerajaan ini merupakan pecahan dari Kerajaan Mataram Kuno yang terpecah menjadi dua setelah masa pemerintahan Raja Airlangga.
Pada tahun 1042, Raja Airlangga membagi kerajaannya menjadi dua:
- Kerajaan Janggala di sebelah timur (dipimpin putra pertama)
- Kerajaan Panjalu/Kediri di sebelah barat (dipimpin putra kedua)
Pembagian ini dimaksudkan untuk menghindari perang saudara, namun justru menimbulkan konflik berkepanjangan antara kedua kerajaan.
Masa Kejayaan Kediri
Kerajaan Kediri mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-12, tepatnya pada masa pemerintahan Prabu Jayabaya. Pada masa ini, Kediri menjadi kerajaan yang makmur, maju dalam bidang sastra, seni, dan spiritualitas.
